Minggu, 19 Agustus 2018

Semangat Kebangsaan (Nasionalisme dan Patriotisme)






Proklamasi dan revolusi kemerdekaan pada hakikatnya merupakan manifestasi dan kemampuan rakyat Indonesia. Manifestasi dan kemampuan rakyat Indonesia khususnya angkatan ’45, telah membangkitkan kekuatan dan daya cipta yang mampu menempatkan bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Jiwa semangat ’45 merupakan sumber kehidupan bagi perjuangan bangsa Indonesia yang berisi kekuatan batin dalam merebut kemerdekaan, menegakkan kedaulatan rakyat, serta mengisi dan mempertahankannya. Adapun hal-hal yang terkandung dalam jiwa semangat ’45 adalah sebagai berikut :

1. Pro Patria dan Primus Patiralis, artinya mencintai tanah air dan   
    mendahulukan kepentingan tanah air.
2. Jiwa solidaritas dan kesetiakawanan dari semua lapisan masyarakat 
    terhadap perjuangan kemerdekaan.

3. Jiwa toleransi atau tenggang rasa antaragama, antarsuku, antargolongan, dan antarbangsa.
4. Jiwa tanpa pamrih dan bertanggung jawab.
5. Jiwa ksatria dan kebesaran jiwa yang tidak mengandung balas dendam.

Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam semangat ’45 sebagai perwujudan keikhlasan, yaitu sebagai berikut.
1. Semangat menentang dominasi asing dalam segala bentuknya, terutama penjajahan dari suatu bangsa
    terhadap bangsa lain.
2. Semangat pengorbanan seperti pengorbanan harta benda jiwa raga.
3. Semangat kepahlawanan.
4. Semangat persatuan dan kesatuan.
5. Percaya pada diri sendiri.


Selain itu, jiwa dan nilai-nilai semangat ’45 dapat pula diuraikan dalam nilai-nilai dasar dan nilai-nilai operasional. Nilai-nilai dasar meliputi semua nilai yang terdapat dalam setiap sila dari Pancasila dan semua nilai yang terdapat dalam proklamasi kemerdekaan. Adapun nilai-nilai operasional adalah nilai-nilai yang lahir dan berkembang dalam perjuangan bangsa Indonesia. Nilai-nilai operasional merupakan landasan yang kokoh dan daya dorong mental spiritual yang kuat dalam setiap tahap perjuangan bangsa.

Nilai-nilai operasional tersebut, antara lain:

a. Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa;
b. Jiwa dan semangat merdeka;
c. Nasionalisme;
d. Patriotism;
e. Rasa harga diri sebagai bangsa yang merdeka;
f. Pantang mundur dan tidak kenal menyerah;
g. Persatuan dan kesatuan;
h. Percaya kepada hari depan yang gemilang dari bangsanya;
i. Idealism kejuangan yang tinggi;
j. Berani, rala, dan ikhlas, berkorban untuk tanah air, bangsa dan Negara;
k. Kepahlawanan;
l. Sepi ing pamrih rame ing gawe;
m. Kesetiakawanan, senasib, sepenanggungan, dan kebersamaan;
n. Disiplin yang tinggi;
o. Ulet dan tabah menghadapi segala macam ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.
    Sikap Pisitif Terhadap Sistem Hukum dan Peradilan Nasional